Serbaneka DNS -- Domain Name System

Mukadimah

Tulisan ini merupakan ilustrasi dari RFC-2181 (Clarifications to the DNS Specification), RFC-2182 (Selection and Operation of Secondary DNS Servers), dan RFC-2317 (Classless IN-ADDR.ARPA delegation). Contoh-contoh betulan, akan diambil dari situs si Dullatip yaitu zones.conf, zone vlsm.org, dan IN-ADDR.ARPA. Sebagai kelanjutan Ah Beng Learns to Manage a Domain, mudah-mudahan tulisan ini membantu untuk mengatasi beberapa kekeliruan dalam mengelola DNS (Domain Name System). Berikut ini akan dibahas perihal Aspek Non Teknis, Aspek Teknis, Pendelegasian Classless IN-ADDR.ARPA, serta Penggunaan RR PTR Majemuk.

Aspek Non-Teknis

Aspek non-teknis merupakan masalah utama dalam pengelolaan DNS. Mengingat banyak pihak/ institusi yang terkait, sering terjadi ketidak-jelasan perihal siapa yang musti mengerjakan apa. Untuk itu, perlu dilakukan pencatatan dan pengarsip secara cermat perihal peranan pihak-pihak berikut:

Aspek Teknis

Penjelasan rinci dari aspek teknis dapat dibaca di RFC-2181 (Clarifications to the DNS Specification). Berikut ini merupakan ilustrasi dari RFC tersebut.

Pendelegasian Classless IN-ADDR.ARPA

Karena satu dan lain hal, pendelegasian in-addr.arpa. sering kurang mendapatkan perhatian yang cukup. Berikut merupakan ilustrasi dari RFC-2317 (Classless IN-ADDR.ARPA delegation), yaitu pendelegasian ke organisasi yang alamat IP yang kecil (dibawah /24 atau class C):

Penggunaan RR PTR Majemuk

Contoh terakhir ialah penggunaan RR PTR majemuk.

Rujukan

Ucapan Terimakasih

Terimakasih kepada rekan-rekan seperti -- XYZZY, et. al. yang telah memberikan masukan secara langsung atau pun tidak langsung atas tulisan ini.